Sabtu, 10 Maret 2018

Pengertian Routing dan Jenis - Jenis Routing

Tags

Pengertian Routing dan Jenis - Jenis Routing – Routing merupakan proses pengiriman paket dari satu lokasi ke lokasi lain yang berbeda jaringan. Pada jaringan komputer, router adalah device yang di pakai untuk melakukan proses routing tersebut, jadi setiap pengiriman paket ke jaringan yang berbeda harus melewati router agar dapat sampai ke tujuan.


Konsep Dasar Routing


Kita sering mendengar atau membaca namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) sebagai alamat sebuah device  agar pengiriman paket data dapat sampai ke alamat tujuan. TCP/IP membagi tugas mulai dari menerima paket data sampai pengiriman paket data di dalam sistem agar jika terjadi masalah pada proses pengiriman data dapat di pecahkan dengan baik. Routing terbagi menjadi 2, yaitu Routing langsung dan Routing tidak langsung.

Routing langsung merupakan pengalamatan langsung ke alamat tujuan tanpa melalui host yang lain. Contohnya komputer dengan IP Address 192.168.1.1 mengirim data secara langsung ke komputer dengan IP Address 192.168.1.2

Routing tidak langsung merupakan pengalamatan secara tidak langsung yang mengharuskan paket melalui alamat host yang lain sebelum sampai ke alamat host tujuan. Contoh komputer dengan IP Address 192.168.1.1 mengirim data ke komputer dengan IP Address 192.168.1.2, pada saat data dikirim harus melewati komputer dengan IP Address 192.168.1.10 terlebih dahulu sebelum data sampai ke komputer dengan IP Address 192.168.1.2.

Jenis – Jenis Routing


Routing Statik / Static Routing merupakan proses routing manual yang menambahkan route di routing table pada router. Routing statik biasanya di tambahkan secara manual oleh network administrator dan setelah ditambahkan, routing statik tidak akan berubah kecuali dilakukan perubahan secara manual. Umumnya routing statik digunakan pada jaringan yang menggunakan jumlah router sedikit dan routing yang tidak berubah dalam jangka waktu yang lama. Routing statik tidak bisa menangani kegagalan pada jaringan eksternal karena setiap route di tambahkan manual dan harus di update atau di konfigurasi ulang secara manual untuk memperbaiki kegagalan di jaringan.

Routing Dinamis / Dynamic Routing merupakan routing dinamis yang terjadi di router sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika terdapat perubahan topologi antar jaringan, router otomatis membuat routing yang baru. Routing dinamis adalah routing protocol yang digunakan untuk menemukan melakukan update routing table di router secara otomatis. Routing ini lebih mudah dibandingkan dengan routing statik dan default, namun terdapat perbedaan pada proses – proses di CPU router dan penggunaan link jaringan.

Routing dinamis mempelajari sendiri route terbaik yang di tempuh untuk meneruskan paket dari sebuah jaringan ke jaringan yang lain. Administrator jaringan tidak menentukan route yang harus di tempuh oleh paket – paket tersebut, administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket dan router mempelajarinnya sendiri. Route pada routing dinamis berubah sesuai dengan pelajaran yang di dapat router. Apabila jaringan terdapat lebih dari satu route menuju tujuan yang sama, maka diperlukan routing dinamis.

Routing dinamis dibangun berdasarkan informasi yang di kumpulkan oleh protokol routing. Protokol ini di desain untuk mendistribusikan informasi secara dinamis mengikuti perubahan pada jaringan. Protokol routing memecahkan routing yang kompleks secara cepat dan akurat. Protokol routing di desain tidak hanya untuk mengubah ke route backup bila route utama tidak berhasil, tetapi juga di desain untuk menentukan route terbaik untuk mencapai tujuan.

Menambahkan dan update routing table tidak dilakukan secara manual oleh administrator jaringan. Router saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat tujuan dan menerima routing table terupdate. Update route di lakukan berdasarkan pada jarak terpendek antara device pengirim dan device tujuan.

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon